BLORA, suaramerdeka.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Blora menggelar aksi untuk memeringati Hari AIDS Sedunia, Kamis (1/12). Bekerjasama dengan mahasiswa Akper, sejumlah pegawai turun ke jalan membagikan striker, brosur dan leaflet kepada para pengguna jalan.
Selain itu dilakukan pula pemasangan spanduk di sejumlah titik strategis. "Melalui penyebaran brosur itu kami hendak mengingatkan kepada warga untuk waspada HIV/AIDS. Di Blora, jumlah kasus HIV/AIDS sudah cukup tinggi," ujar Kepala Dinkes, Henny Indriyanti.
Berdasarkan data yang dihimpun suaramerdeka.com, tahun ini saja hingga Agustus, terdapat 14 orang penderita baru, empat orang diantaranya telah meninggal dunia. Adapun tahun lalu di Blora diketemukan 12 orang positif HIV-AIDS.
Para penderita HIV-AIDS tersebut ditemukan setelah memeriksakan diri di Voluntary Clinik Test (VCT). Identitas warga yang diperiksa tersebut diketahui dengan jelas. "Tapi tentu saja identitas penderita itu tidak boleh diekspos," tandas Henny.
Sementara berdasarkan hasil serro survey yang bertujuan mengetahui jumlah dan penyebaran penyakit HIV/AIDS, di Blora tahun ini didapati sebanyak enam orang positif HIV. Sementara tahun lalu 11 orang terkena HIV/AIDS. Serro survey dilakukan kepada dua kelompok masyarakat yang dianggap retan tertular HIV-AIDS, yakni pekerja seks komersial (PSK) dan warga binaan di rumah tahanan negara (rutan).
Bisa jadi aktivitas yang dikerjakan para penderita berpotensi menularkan penyakit HIV-AIDS seperti berhubungan badan dengan orang lain tanpa pengaman kondom. Jika itu terjadi, apalagi bila penderita HIV-AIDS adalah pekerja seks komersial, maka dimungkinkan penyakitnya bakal menular ke orang lain.
Para penderita HIV/AIDS diberikan obat anti retroviral (ARV) secara rutin. Obat tersebut bukan untuk menyembuhkan namun bisa membuat virus HIV/AIDS seperti terkarantina sehingga tidak aktif berkembang di dalam tubuh. Selain memberikan obat, Dinkes juga melakukan pendekatan personal agar para penderita HIV/AIDS tetap bersemangat menjalani hidup.
( Abdul Muiz / CN26 / JBSM )



0 komentar:
Posting Komentar