Kamis, 01 Desember 2011

David Beckham Meras Bersalah Kepada Andik

Kaos Beckham untuk Andik Sebagai Pembayar Rasa BersalahTRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Striker mungil Andik Vermansyah akhirnya berhasil bertukar kaos dengan bintang LA Galaxy, David Beckham.
Menariknya, momen tukar kaos itu terjadi saat Beckham sedang diwawancara oleh presenter TV, seusai pertandingan. Seolah tak ingin keduluan dari pemain lain, Andik mendatangi Beckham yang masih diwawancara untuk menukar kostum. Beckham pun langsung meladeni dan memberi kaosnya kepada Andik, sementara kaus Andik dia bawa.
Rupanya Beckham memiliki alasan tersendiri mengapa dia akhirnya memberikan kaos nomor 23 LA Galaxy itu kepada Andik.
Dalam jumpa pers seusai pertandingan, Beckham mengaku merasa bersalah kepada Andik, lantaran tekel keras yang dilakukannya kepada pemain Persebaya itu di awal babak pertama.
Aksi tukar kaos dengan Andik itu dianggap Beckham sebagai pengganti atau pembayar rasa bersalahnya terhadap Andik.
Andik sendiri sebelum pertandingan digelar memang sempat menyatakan keinginannya untuk bertukar kostum dengan pemain Los Angeles Galaxy. "Ada (niatan untuk bertukar kostum). Tetapi saya tidak akan pilih-pilih. Pokoknya siapa yang ada di sebelah saya atau siapa yang mau bertukar kostum dengan saya," kata Andik, Selasa (29/11/2011) lalu.

Andik Tidur dengan Kaos David Beckham

Andik Tidur dengan Kaos David Beckham

SENAYAN (Pos Kota) -  Pesepakbola Andik Vermansyah yang paling bahagia dalam laga persahabatan  antara LA Galaxy melawan Tim Indonesia Selection di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (30/11) malam.
“Saya sangat gembira sekali. Tapi sebenarnya saya enggak membayangkan (dapat kaos Beckham), sebab kalau itu memang rejeki saya,ngapain minta-minta,” katanya dengan wajahsumringah di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu.
Sebagaimana diberitakan motodream.net, pemain asal Persebaya Surabaya ini semula mengaku tak berniat menukar kaosnya dengan Beckham. Karena itulah, pemain yang digantikan Oktavianus Maniani di babak kedua ini memilih tetap berada di bangku cadangan usai pertandingan.
Di luar dugaan, David Beckham justru memanggilnya ke pinggir lapangan. David saat itu sedang diwawancarai televisi. Andik semula mengira bukan dirinya yang dipanggil Beckham. Ia baru percaya setelah teman-temannya mendorongnya.
Pemain yang kerap dijuluki “Si Belut” ini pun bergegas menemui Beckham. Mantan bintang “Setan Merah” itu langsung menyambut Andik dengan pelukan. Beckham bahkan tak canggung meminta Andik bertukar kaos. Padahal, saat itu kamera masih terus menyorotnya. “Alhamdulillah, anak-anak minta (kaosnya) enggak dikasih, tapi saya malah dipanggil (Beckham),” kata Andik.
Andik mengaku deg-degan ketika Beckham mendadak memeluknya. “Deg-degan kayak ketemu orang cantik gitu,” kata Andik sembari tertawa.
Kaos LA Galaxy bernomor punggung 23 yang masih basah oleh keringat Beckham tersebut barangkali akan menjadi kado terindah bagi Andik yang genap berusia 20 tahun pada 23 November lalu setelah dirinya gagal mempersembahkan emas dalam SEA Games XXVI. “(kaos ini) Buat tidur satu minggu,” katanya.
Bechkam sendiri bukan tanpa alasan memilih Andik untuk bertukar kaos seusai pertandingan yang berakhir 1-0 untuk kemenangan LA Galaxy. Selain merasa bersalah karena sempat menekel Andik dengan keras di babak pertama, Beckham juga punya alasan lain. “Dia adalah pemain yang sangat berbakat, maka saya menginginkan bajunya,” kata Beckham. (md/dms)

Inilah Alasan Beckham Berikan Kaus kepada Andik Headline .

Headline
 
INILAH.COM, Jakarta - David Beckham memberikan kausnya kepada Andik Vermansyah. Padahal, banyak pemain timnas Indonesia lain yang menginginkannya namun ditolak.

Andik menjadi sosok yang beruntung bisa mendapatkan kaus Beckham. Padahal, beberapa rekannya sudah berusaha untuk bertukar kaus dengan suami Victoria itu namun ditolak mentah-mentah. Lantas, apa alasan Beckham mau memberikan kausnya kepada Andik?

"Saya merasa bersalah kepadanya karena telah melakukan tekel keras," kata pemain bernomor punggung 23 itu dalam jumpa pers usai laga.

"Lagipula, saya memang mengingingkan bertukar kaus dengannya karena ia tampil bagus dalam pertandingan tadi," lanjutnya.

Pertukaran kaus itu terjadi ketika Beckham sedang melakukan wawancara kepada stasiun televisi usai wasit meniup peluit panjang. Andik langsung mendekati Beckham untuk bertukar kaus. Tanpa banyak bicara, saat masih dalam proses wawancara dengan televisi, Beckham memberikan kausnya kepada Andik dan memberikan pelukan kepada pemain mungil itu.

Syalala Syal Ceria

Buat lo yang ngaku masih remaja coba deh syal cantik ini..ini baru trend model sekarang :)


Cuaca panas paling asik pakai t-shirt, tapi kalau pakai t-shirt melulu pastinya akan bosan. Buat mengakalinya, kamu perlu tambahkan dan percantik t-shirt dengan syal. Yap, syal tipis panjang sudah cukup membuat gaya casual kamu nggak membosankan. Pakailah syal dengan kaos polos lengan panjang maupun pendek, atau dress bahan kaos yang plain banget buat keseharian kamu, lalu percantik dengan sentuhan syal.
Syal-syal cantik ini, bisa kamu dapatkan di Rumah Syal. Disini, kamu bisa menemukan berbagai motif syal yang up to date alias nggak ketinggalan jaman. Motifnya juga beragam mulai dari animal print, tribal, dan masih banyak lagi. Buat kamu yang tomboy pun bisa juga lengkapi gaya t-shirt plus celana jins kamu dengan berkalungkan syal chiffon. Seru kan?
Cek aja di Facebook dan search Rumah Syal.

Peringati Hari AIDS, Dinkes Blora Gelar Aksi

BLORA, suaramerdeka.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Blora menggelar aksi untuk memeringati Hari AIDS Sedunia, Kamis (1/12). Bekerjasama dengan mahasiswa Akper, sejumlah pegawai turun ke jalan membagikan  striker, brosur dan leaflet kepada para pengguna jalan.
Selain itu dilakukan pula pemasangan spanduk di sejumlah titik strategis. "Melalui penyebaran brosur itu kami hendak mengingatkan kepada warga untuk waspada HIV/AIDS. Di Blora, jumlah kasus HIV/AIDS sudah cukup tinggi," ujar Kepala Dinkes, Henny Indriyanti.
Berdasarkan data yang dihimpun suaramerdeka.com, tahun ini saja hingga Agustus, terdapat 14 orang penderita baru, empat orang diantaranya telah meninggal dunia. Adapun tahun lalu di Blora diketemukan 12 orang positif HIV-AIDS.
Para penderita HIV-AIDS tersebut ditemukan setelah memeriksakan diri di Voluntary Clinik Test (VCT). Identitas warga yang diperiksa tersebut diketahui dengan jelas. "Tapi tentu saja identitas penderita itu tidak boleh diekspos," tandas Henny.
Sementara berdasarkan hasil  serro survey yang bertujuan mengetahui jumlah dan penyebaran penyakit HIV/AIDS, di Blora tahun ini didapati sebanyak enam orang positif HIV. Sementara tahun lalu 11 orang terkena HIV/AIDS. Serro survey dilakukan kepada dua kelompok masyarakat yang dianggap retan tertular HIV-AIDS, yakni pekerja seks komersial (PSK) dan warga binaan di rumah tahanan negara (rutan).
Bisa jadi aktivitas yang dikerjakan para penderita berpotensi menularkan penyakit HIV-AIDS seperti berhubungan badan dengan orang lain tanpa pengaman kondom. Jika itu terjadi, apalagi bila penderita HIV-AIDS adalah pekerja seks komersial, maka dimungkinkan penyakitnya bakal menular ke orang lain.
Para penderita HIV/AIDS diberikan obat anti retroviral (ARV) secara rutin. Obat tersebut bukan untuk menyembuhkan namun bisa membuat virus HIV/AIDS seperti terkarantina sehingga tidak aktif berkembang di dalam tubuh.  Selain memberikan obat, Dinkes juga melakukan pendekatan personal agar para penderita HIV/AIDS tetap bersemangat menjalani hidup.
( Abdul Muiz / CN26 / JBSM )

Template by:

Free Blog Templates