main |
sidebar
Diposting oleh
ulfanovita
di
11/29/2011 10:58:00 PM
Polisi tengah mendalami keterlibatan PT Waskita
Karya yang menjadi kontraktor.

VIVAnews - Jembatan Kartanegara di Kalimantan Timur
runtuh, akibatnya 13 orang meninggal dunia. Badan Reserse Kriminal
Markas Besar Kepolisian telah mengirimkan tim untuk menyelidiki robohnya
jembatan itu.
Tim itu terdiri dari 11 orang penyidik, 6 orang
dari Laboratorium Forensik. Selain itu ada juga 6 orang dari tim DVI
(Disaster Victim Investigatio), 6 orang dari dokes untuk
mengidentifikasi korban.
"Dan sampai saat ini telah memeriksa 11
saksi," kata Juru Bicara Polri, Inspektur Jenderal Saud Usaman Nasution
di Markas Besar Kepolisian RI, Senin 28 Negara 2011.
Tim itu,
kata Saud, bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Basarnas
untuk menyelesaikan kasus ini.
Saat ini, kata Saud polisi tengah
mendalami keterlibatan PT Waskita Karya yang menjadi kontraktor
pembangunan jembatan itu. "Ini masih pemeriksaan secara keseluruhan.
Jadi kita identifikasi mana dari pihak Waskita dan mana dari aparat
pemerintah sebagai penanggung jawab pekerjaan. Ini saksi keseluruhan
yang sudah diperiksa," kata dia.
Saud menambahkan, untuk
mengetahui penyebab robohnya jembatan itu, polisi akan memeriksa ahli
konstruksi terlebih dahulu.
"Kita kan tidak langsung menduga ke
arah mana, jadi harus diperiksa secara ilmiah penyebab-penyebabnya. Saat
ini kita masih memeriksa secara umum, bagaimana awal kejadian robohnya
jembatan itu," ujarnya.
0 komentar:
Posting Komentar